Ciri-ciri Dan Jenis Ikan Gurami

By // No comments:
Gurame atau yang lebih kita kenal dengan Gurami ini memiliki nama latin (Osphronemus Gouramy Lacepede) ini adalah rajanya hidangan ikan air tawar. Gurami ini memiliki tekstur daging yang kesat dan rasanya yang lezat menjadikan ikan ini memiliki harga yang tidak murah.
cara-budidaya-ikan-gurami

Ikan ini memiliki nilai jual yang tinggi karena untuk saat ini belum ada Cara Efektif Untuk memacu dan mempercepat pertumbuhan Ikan Gurami ini. Antara kebutuhan pasar dan Pasokan dari Pembudidaya tidak seimbang.

Ciri-Ciri Fisik Ikan Gurami :
  1. Ikan Gurami Memiliki Bentuk pipih dan lonjong dengan mulut kecil dan dapat dimoncongkan.
  2. Pada Rahangnya memiliki Gigi-gigi kecil dan Gigi deretan luar lebih besar
  3. Memiliki sisik yang relatif besar sedangkan pada kepala sisik memiliki tepian yang agak kasar
  4. Memiliki Duri pada sirip Punggung dan Dubur dan semakin Tua ikan Gurami  maka ukuran Duri semakin besar
  5. Memiliki sepasang Benang yang panjang yang digunakan sebagai Alat Peraba
  6. Gurami muda memiliki 8 Garis tegak
  7. Bagian tubuh diatas sirip  dubur terdapat bintik gelap dengan bintikan pinggiran berwarna kuning atau perak.
  8. Pada bagian dasar sirip dada terdapat bintik hitam
Jenis-Jenis Ikan Gurami :

Dilihat dari bentuknya ikan gurami memiliki 2 jenis
  1. Gurami Angsa ; Memiliki tubuh yang relatif panjang dan sisiknya juga relatif lebar. Gurami ini memiliki berat sampai 8kg dan panjang 65cm.
  2. Gurami Jepang ; Gurami jenis ini memiliki ciri-ciri tubuh yang relatif pendek dengan pajang hanya 45cm dan berat hanya 3,5kg.
Dilihat dari Warnanya Gurami memiliki 3 jenis :
  1. Gurami Hitam
  2. Gurami Putih
  3. Gurami Belang
Itulah sedikit pengenalan tentang Ikan gurame atau masyarakat lebih sering menyebutnya Gurami. Sebelum kita mencoba Budidaya Ikan Gurami alangkah baiknya kita mengenalinya lebih dulu.

Cara Mengetahui Indukan lele yang berkualitas Bagus

By // No comments:
Pada postingan sebelumnya sudah kita bahas tentang cara mengenali kebiasaan dasar ikan lele dan cara membedakan lele jantan dan betina. Sekarang kita akan membahas Cara Memilih Induk lele Yang Baik dan Berkualitas.

Untuk mendapatkan indukan lele yang bagus kita perlu selektif dan benar-benar harus mengenali bagaimana cara memilih induk lele. Sebelum anda terjun ke dunia budidaya lele sebaiknya anda membaca dulu bagaimana cara mengetahui indukan lele yang bagus. Untuk mendapatkan indukan yang bagus kita perlu memperhatikan hal-hal berikut.

Ciri-ciri Indukan lele Betina yang Bagus adalah sebagai berikut :
  1. Perut indukan betina mengembang dan terasa lembek jika diraba
  2. Sehat, tidak cacat, tidak dalam keadaan luka dan fisik yang lemah
  3. Memiliki berat badan kira-kira 150-200 gram
  4. Panjang 20 cm atau lebih
  5. Dan indukan lele betina telah mencapai umur 1 tahun.
Ciri-ciri Indukan Jantan Yang Bagus adalah sebagai berikut :
  1. Memiliki perut langsing
  2. Sehat, tidak cacat, tidak luka serta tidak lemah
  3. Berat badan sekitar 150-200 gram
  4. Memiliki panjang 20 cm atau lebih
  5. Induk lele telah mencapai umur 1 tahun
Demikian cara mendapatkan Indukan lele yang bagus untuk di budidayakan.

Cara Membedakan lele Jantan Dan Betina

By // No comments:
Kalau Pada Artikel sebelumnya kita berkenalan dengan Ikan lele maka sekarang kita akan mencoba LEBIH DEKAT  lagi dengan mengenali ciri- ciri ikan lele jantan dan betina. Dan jika anda memang ingin serius menekuni bisnis budidaya ikan lele maka anda juga harus benar-benar mempelajari secara detail tentang ikan lele.

Untuk membedakan Induk lele jantan dan betina tidak semudah membedakan induk jantan dan betina pada kambing atau hewan ternak lainya :-)

Sebenarnya lele jantan dan betina dapat kita bedakan dengan mudah karena bagaimanapun induk jantan dan betina memiliki perbedaan jika benar-benar kita cermati.

Cara Untuk membedakan induk jantan dan betina pada lele adalah sebagai berikut :
  • Induk jantan Jantan memiliki Kepala yang relatif kecil sedangkan untuk betina adalah sebaliknya. Pada induk betina kepala relatif lebih besar.
  • Warna Induk lele Jantan relatif coklat dan terkesan lebih Ganteng (lebih terang) sedangkan pada lele jantan lebih gelap atau hitam.
  • Kulit Pada induk lele jantan lebih Kasar sedangkan pada induk betina berkulit halus
  • Pada kelamin lele jantan Genital papilanya rterlihat runcing atau memanjang sedangkan pada induk lele betina Genital papilanya berbentuk bulat.
Itulah sedikit Tips atau cara membedakan indukan lele jantan dan betina

 *sumber gambar : http://www.scotcat.com/articles/batrachus34b.jpg

Mengenal Ikan lele

By // No comments:
Ikan lele adalah ikan yang paling populer untuk dibudidayakan, terutama bagi para pemula yang sedang belajar budidaya ikan. Ikan lele banyak digemari untuk dibudidayakan karena selain lebih mudah dalam penanganan, konsumenya pun sangat banyak sehingga dalam pemasaran lebih mudah.

Ikan lele atau nama latinya Clarias batrachus ini pada dasarnya adalah ikan yang hidup dirawa-rawa. sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan di air Diam. Ikan lele bisa hidup dilumpur dan perairan dengan kelembaban tinggi. Sehingga tidak membutuhkan banyak air.

Untuk membudidayakan lele kita harus tahu kebiasaan-kebiasaan dari ikan ini. Sehingga bagi anda yang yang masih pemula dapat mengurangi resiko kematian ataupun menghemat biaya pakan.

Diantara yang harus kita pelajari dari ikan lele adalah sebagai berikut:
  1. Kebiasaan Makan : Ikan lele tergolong sebagai pemakan segala atau sering kita sebut omnivora, Ikan lele menyukai kebiasaan makan dimalam hari, namun untuk dibudidayakan ikan lele bisa menyesuaikan diri di siang hari.
  2. Kebiasaan Berkembang Biak Ikan lele : Ikan lele pada dasarnya melakukan kawin pada musim hujan. Sebelum memijah ikan lele membuat lubang-lubang kecil terlebih dahulu. dan suhu yang dibutuhkan untuk menetas antara 25-32 derajat Celcius.
  3. Memilih Indukan Yang Bagus : Untuk bisa mendapatkan Hasil yang maksimal dalam budidaya lele.Kita harus memiliki indukan yang bagus. Untuk mengetahui induk yang bagus seperti apa akan kita bahas di artikel tersendiri tentang Cara Memilih Indukan lele yang bagus.
  4. Pemijahan yang benar
  5. Pembesaran Ikan lele.
  6. Pemberian pakan Alternatif.
Itulah sedikit artikel tentang pengenalan ikan lele sebelum kita membudidayakanya.

*sumber gambar : http://www.scotcat.com/articles/batrachus1.jpg

Mengenal Berbagai Macam Kolam

By // No comments:
Bisnis sampingan yang tidak terlalu menguras tenaga dan hasilnya akan sangat luar biasa adalah Budidaya Ikan. Banyak jenis ikan yang dapat kita budidayakan diantaranya Ikan Nila, Ikan lele, Ikan Bawal, Ikan Gurami, ikan mas dan masih banyak lagi.


Untuk mencoba menekuni Budidaya Ikan kita pertama perlu mengenal berbagai jenis kolam. Karena kolam ini adalah hal pokok dimana ikan budidaya kita bisa hidup. :-), maksudnya Kolam-kolam tersebut nanti akan sangat mempengaruhi proses produksi dan kesuksesan Usaha anda.

Dan setiap jenis ikan memiliki kebiasaan hidup yang berbeda. Dan Fungsi Kolam ini akan kita gunakan sebagai apa.

Adapun Kolam-kolam yang harus kita ketahui Fungsinya adalah Sebagai Berikut:
  1. Kolam Induk
  2. Kolam Pemijahan
  3. Kolam Penetasan
  4. Kolam pendederan
  5. Kolam pembesaran
  6. Kolam penumbuhan pakan Alami
  7. Kolam Pengendapan
  8. Kolam penampungan Hasil
Wah, banyak sekali  ya? Memang kalau kita ingin melakukan budidaya ikan secara serius sebagai bisnis utama kita juga harus menekuni secara serius. termasuk kebutuhan-kebutuhan akan kolam ikan ini. Dan sekarang mari kita lihat fungsi dari kolam-kolam tersebut:

  1. Kolam Pemeliharaan Untuk induk : Fungsi kolam ini  adalah untuk memelihara indukan ikan yang siap untuk dipijahkan atau baru selesai dipijahkan. Untuk menghindari pemijahan secara liar maka induk jantan dan betina harus dipisahkan.
  2. Kolam Pemijahan : Fungsi kolam ini adalah untuk Mempertemukan Induk jantan dan betina. Kolam ini harus steril dari serangan hama dan benar-benar rapat.
  3. Kolam Penetasan : Sesuai Fungsinya Kolam ini dipakai Untuk Menetaskan telur. Kebanyakan kita memakai kolam pemijahan sekaligus untuk penetasan. Namun akan lebih baik jika kita membuat kolam penetasan secara terpisah. karena Telur akan lebih baik jika ditetaskan ditempat tersendiri.
  4. Kolam Pendederan : Kolam ini berfungsi untuk memelihara benih hingga berukuran cukup untuk dipindahkan didalam kolam Pembesaran.
  5. Kolam Pembesaran : Fungsi Kolam ini Bisa kita gunakan untuk ikan-ikan yang sudah siap dipindahkan dari kolam pendederan.
  6. Kolam Penumbuhan Pakan Alami : Kolam ini berfungsi untuk menambahkan pakan cadangan bagi ikan-ikan yang ada di kolam pembesaran. kolam ini ini harus dipersiapkan terlebih dahulu, supaya mampu menyediakan pakan tambahan untuk ikan.
  7. Kolam Pengendapan : Kolam ini berfungsi untuk mengendapkan kotoran dari air yang keruh, Karena air yang keruh bisa mengakibatkan pendangkalan pada kolam.
Inilah sedikit pengenalan kolam Untuk budidaya ikan